Selasa, 31 Mei 2011

RPP IPS SD KELAS IV SEMESTER I

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)
KELAS V (LIMA) SEMESTER I (SATU)












Oleh :
Dina Selvia W (01)
Nur Khotim (11)
Siti Shofiati (27)
Suismi (38)
Sunarmin (40)
Tita Fitriani (42)



FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (FKIP)
PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR (PGSD)
UNIVERSITAS PGRI RONGGOLAWE (UNIROW) TUBAN
Jl. Manunggal 61 Tuban, Telp. (0356) 322233
Tahun Pelajaran 2010/2011

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : SDN 1 Semanding
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
Kelas / Semester : V (Lima) / I (Satu)
Alokasi waktu : 2 x 35 menit


I. Standar Kompetensi
1. Menghargai berbagai peninggalan dan tokoh sejarah yang berskala nasional pada masa Hindu, Budha dan Islam, keragaman, kenampakan alam dan suku bangsa serta kegiatan ekonomi

II. Kompetensi Dasar
1.4 Menghargai keragaman suku bangsa dan budaya Indonesia

III. Indikator
1.4.1 Menemutunjukkan pada peta persebaran daerah asal suku bangsa di Indonesia
1.4.2 Menyebutkan suku bangsa di Indonesia
1.4.3 Membuat daftar budaya pakaian adat dan rumah adat di Indonesia

IV. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menemutunjukkan pada peta persebaran daerah asal suku bangsa di Indonesia
2. Siswa dapat menyebutkan suku bangsa yang ada di Indonesia
3. Siswa dapat membuat daftar budaya pakaian adat dan rumah adat di Indonesia

V. Materi Pembelajaran
Keragaman Suku Bangsa dan Budaya di Indonesia

VI. Strategi Pembelajaran
A. Pendekatan
Direct Learning (Pembelajaran Langsung)
B. Metode Pembelajaran
- Ceramah
- Tanya Jawab
- Diskusi
- Penugasan
- Demonstrasi

VII. Langkah – Langkah Pembelajaran

Langkah – langkah Pembelajaran Metode Waktu Bahan

Pra Kegiatan awal
• Salam
• Doa
• Guru mengabsen siswa
5 Menit

Kegiatan Awal
• Apersepsi dan motivasi : Guru mengajak siswa bernyanyi bersama lagu “Dari Sabang Sampai Merauke” kemudian siswa diajak tanya jawab
tentang kaitan lagu dengan pembelajaran
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran dan manfaat pembelajaran keanekaragaman suku bangsa dan budaya


Tanya Jawab




Ceramah


10 Menit






Kegiatan Inti
• Bersama dengan siswa guru melakukan diskusi informasi tentang materi keanekaragaman suku bangsa dan budaya
• Dengan menggunakan petaIndonesia guru melakukan tanya jawab dengan siswa tentang pulau – pulau besar
dan propinsi di Indonesia.
• Guru menunjuk beberapa siswa untuk maju menemutunjukkan letak propinsi yang diminta oleh
guru dan nama suku bangsa di daerah tersebut serta menyebutkan nama suku bangsa yang ada di daerah tersebut.


• Guru membagi siswa dalam beberapa kelompok, tiap kelompok diberi nama pulau – pulau besar di Indonesia dan menjelaskan cara kerja masing – masing kelompok
• Guru membagikan gambar pakaian adat dan rumah adat kepada masing – masing kelompok
• Siswa secara berkelompok mulai bekerja, sedangkan guru berkeliling untuk membantu siswa yang mengalami kesulitan serta melakukan penilaian terhadap kerja kelompok

• Berdasarkan hasil diskusi,secara bergantian wakil dari masing – masing kelompok maju untuk mengisi daftar tabel tentag keragamaan suku bangsa dan budaya yang telag dibuat guru di papan tulis
• Guru bersama siswa membahas hasil kerja dari masing – masing kelompok dan memberikan penguatan tentang materi pembelajaran


Ceramah dan
Tanya jawab


Ceramah dan Tanya jawab


Demonstrasi dan Tanya jawab serta penugasan





Ceramah dan penugasan







Diskusi





Demonstrasi





Tanya jawab dan ceramah























40 Menit

Buku paket






Peta Indonesia














Gambar pakaian dan rumah adat












Hasil kerja

Kegiatan Penutup
• Guru bersama siswa membuat rangkuman materi pembelajaran
• Guru memberi kesempatan siswa untuk bertanya
• Guru memberi tugas siswa untuk mengerjakan LKS
• Siswa mengerjakan Lks dan

selanjutnya mengumpulkannnya
• Guru mengadakan refleksi
• Guru mengakhiri pembelajaran
Ceramah
Tanya jawab
Penugasan



Ceramah


15 Menit
Materi

LKS


VIII. Sumber dan Media Pembelajaran
A. Sumber Belajar
- Buku paket IPS : Tim Bina Karya Guru, 2007. IPS Terpadu Untuk SD Kelas V. Erlangga : Jakarta
- Buku LKS

B. Media Pembelajaran
- Peta Indonesia
- Gambar pakaian adat dan rumah adat Indonesia

IX. Penilaian
1. Prosedur penilaian : proses dan akhir
2. Kriteria Penilaian :
- Penilaian proses didasarkan pada kegiatan siswa selama mengikuti KBM. Aspek yang dinilai adalah :
a. Keaktifan siswa selama KBM
b. Ketepatan dalam menjawab pertanyaan
c. Kerjasama dalam kelompok
- Penilaian akhir didasarkan pada hasil kerja siswa dalam mengerjakan LKS

X. Lampiran
1. Materi Pembelajaran
2. Lembar Kerja Kelompok beserta kunci jawaban
3. Lembar Kerja Siswa (LKS) dan kunci jawaban
4. Format penilaian proses dan akhir



Mengetahui, Tuban, April 2011
Kepala Sekolah Guru Kelas V



NIP. NIP.








FORMAT PENILAIAN PROSES DAN AKHIR

Format Penilaian Tes Proses
No. Nama Siswa Aspek yang dinilai Nilai Akhir Keterangan
Keaktifan Kerjasama Ketepatan Jawaban













86 – 100 = A
76 – 85 = B
66 – 75 = C
≤ 65 = D















Format Penilaian Akhir
No. Nama Siswa Nilai Keterangan















Rentang nilai 0 - 100
LEMBAR KERJA SISWA

Berilan tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang paling tepat!

1. Suku bangsa yang mendiami provinsi Sumatra Utara adalah ….
A. Gayo, Karo, dan Taro
B. Ulu, Mandailing, dan Karo
C. Karo, Mandailing, dan Toba
D. Toba, Caniago, dan Melayu


2. Gambar di samping menunjukkan pakaian tradisional dari ….
A. Aceh
B. Batak
C. Bengkulu
D. Minangkabau



3. Suku Makassar, suku Sangir Talaud, suku Minahasa, dan suku Buton mendiami pulau ….
A. Kalimantan
B. Sulawesi
C. Sumatra
D. Halmahera


4. Gambar di samping menunjukkan rumah adat dari ….
A. Lampung
B. Jambi
C. Bengkulu
D. Riau








5. A. B.






I II


C. D.






III IV

Gambar di atas yang menunjukkan pakaian tradisional dari propinsi Sumatra Barat adalah nomor ….
A. I
B. III
C. II
D. IV



Kunci Jawaban
1. C
2. A
3. B
4. C
5. C








LEMBAR KERJA KELOMPOK

1.


2.


3.


4.



5.


6.

7.


8.


9.

10.

11.

12.


Perintah Lembar Kerja Kelompok

1. Siswa menyebutkan asal pakaian adat dari gambar ( dari provinsi manakah pakaian adat tersebut? )
2. Siswa disuruh menjodohkan gambar pakaian adat dengan rumah adat yang berasal dari propinsi yang sama.
3. Siswa disuruh menuliskan nama suku – suku bangsa sesuai dengan provinsi asal dari gambar tersebut serta nama rumah adatnya.
4. Perwakilan dari kelompok maju untuk melengkapi table yang telah dibuat guru di papan tulis


























KUNCI JAWABAN GAMBAR


No Gambar Pakaian Adat Gambar Rumah Adat
1.

2.

3.
Jawa Timur

Palembang

Bugis

4.

5.

6.
Aceh

Betawi/ DKI Jakarta

Kalimantan Barat






7.

8.

9.
Padang (Sumbar)

Papua

NTT


10.

11.

12.

Bali

Sumatra Barat

Jawa Tengah














DAFTAR NAMA SUKU BANGSA DAN NAMA RUMAH ADATNYA

No. Propinsi Suku Bangsa Rumah Adat
1 Jawa Timur Madura, Jawa, Osing, Tengger Rumah Situbondo
2 Palembang / Sumsel Komering, Palembang, Pasemah, Sameda,Ranau, Kisa, Ogan, Lematang, Rejang, Rawas, Kubu Rumah Limas
3 Sulawesi Selatan Makasar, Bugis, Toraja, Bandar, Selayar, Bone, Mondar Tongkongan
4 Aceh Aceh, Goyo, Tamiang, Alas, Ulusingkil, Aneuk jane, Kluet, Gumbak cadek, Simelue, Pulau Rumah Aceh
5 DKI Jakarta Betawi, Tionghua, Arab, Jawa Joglo, Rumah Kabaya
6 Kalimantan Barat Dayak, Ngaju, Apo Kayan, Murut, Puanan, Otdanum Rumah panjang
7 Sumatra Barat Minagkabau, Gaci, Caniago, Tanjung, Sikumang, Mentawai, Jambak, Piliang, Panyalai Rumah Gadang
8 Papua Asmat, Dani, Dera, Morwap, Manen, Molof, Tubati, Sentani, Senggi, Kentuk Gresi, Mooi Kaure Honai
9 NTT Timor, Rote, Sabu, Flores, Sumba, Dautan, Belu Rumah Musalaki
10 Bali Bali Aga, Bali Majapahit, Jawa, Madura Natah
11 Sumatra Barat Minagkabau, Gaci, Caniago, Tanjung, Sikumang, Mentawai, Jambak, Piliang, Panyalai Rumah panjang
12 Jateng Jawa, Samin, Karimun, Kagean Oglo







MATERI PEMBELAJARAN


KERAGAMAN SUKU BANGSA DAN BUDAYADI INDONESIA

1. Keanekaragaman Suku Bangsa di Indonesia
Dari berbagai suku bangsa yang ada jumlah penduduknya besar, ada pula yang hanya sedikit. Diantara suku bangsa itu adalah suku bangsa Jawa yang mendiami beberapa daerah pedalaman di Indonesia. Diperkirakan jumlah mereka tinggal sedikit. Bahkan ada beberapa suku yang hanya terdiri atas beberapa ratus orang saja.
Berbagai suku bangsa dengan ciri masing – masing tersebar di berbagai pulau. Bahkan dalam satu pulau saja kadang – kadang terdapat berbagai suku bangsa. Di Sumatra terdapat bangsa Aceh, Gayo, Batak, Minangkabau, Mentawai dan sebagainya. Di Jawa ada suku Sunda, Jawa, dan Madura. Di Bali ada suku bangsa Bali. Di Nusa Tenggara ada suku Sasak, Sumbawa, Bima, Flores, Alor, Roti dan sebagainya. Di Kalimantan terdapat suku bangsa Dayak, Banjar, Ngaju, Punan, Kayan dan sebagainya. Di Sulawesi ada suku bangsa Mandar, Toraja, Bugis Makassar, Minahasa, Sangir, Talaut dan sebagainya. Di Maluku terdapat suku Ambon, Alifuru, dan sebagainya. Di Irian Jaya ( Papua ) terdapat suku bangsa Asmat, Dani, Melayu Irian dan sebagainya.

No Daerah Suku Bangsa
1 NAD Aceh, Gayo, Alas, Simeuleu
2 s Sumatra Utara Batak, Nias, Melayu
3 Sumatra Barat Minangkabau, Mentawai
4 Riau Melayu, Sakai
5 Jambi Melayu, Kubu, Kerinci
6 Sumatra Selatan Palembang, Melayu, Kubu
7 Bengkulu Melayu, Rejang, Enggano
8 Lampung Lampung, Jawa, Melayu
9 DKI Jakarta Sunda, Betawi
10 Jawa Barat Sunda, Badui
11 Jawa Tengah Jawa
12 Jawa Timur Jawa, Madura, Tengger
13 D.I Yogyakarta Jawa
14 Bali Bali, Madura
15 Nusa Tenggara Barat Bali, Sasak, Sumbawa, Bima
16 Nusa Tenggara Timur Alor,Solor,Roti,Sawu, Sumbawa, Flores
17 Kalimantan Barat Melayu, Dayak, Kayan
18 Kalimantan Timur Melayu, Dayak, Kutai
19 Kalimantan Tengah Melayu, Dayak, Kutai
20 Kalimantan Selatan Melayu, Dayak, Banjar
21 Sulawesi Selatan Bugis, Makasar, Toraja
22 Sulawesi Tenggara Mekongga,Tolaki,Buton, Muna
23 Sulawesi Tengah Toli–Toli,Toraja,Laina,Tomini, Lore
24 Sulawesi Utara Minahasa,Bolang,Mangondow,Gorontalo
25 Maluku Ambon, Kei, Tanimbar
26 Maluku Utara Ternate
27 Gorontalo Gorontalo
28 Banten Sunda, Badui
29 Bangka – Belitung Bangka – Belitung
30 Irian Jaya (Papua) Asmat,Sentani,Biak, Marindanim

2. Keanekaragaman Budaya Di Indonesia
Keanekaragaman Budaya daerah yang kita miliki hendaknya dijadikan sumber kemajuan bangsa. Hal ini sesuai dengan semboyan negara kita “Bhinneka Tunggal Ika”. Budaya atau Kebudayaan merupakan hasil kegiatan dan penciptaan akal budi manusia yang berhubungan erat dengan alam sekitarnya dan dipergunakan untuk ketenangan hidup. Keadaan alam dan masyarakat sangat berpengaruh terhadap kebudayaan setempat. Itulah sebabnya lahir keanekaragaman budaya di negara kita.
Selain budaya asli Indonesia, ada pula budaya asing, yaitu kebudayaan yang berasal dari negara lain. Masuknya budaya asing, baik melalui pergaulan ataupun perkembangan teknologi harus kita pelajari secara cermat. Tujuannya supaya kita dapat mengambil hal – hal yang baik dari budaya asing itu. Disamping itu budaya asing harus disesuaikan dengan kepribadian bangsa serta nilai – nilai luhur Pancasila.
Keragaman budaya di Indonesia tercermin dari berbagai bahasa daerah, kesenian ( termasuk tarian, lagu daerah, alat musik ), makanan khas dan lainnya. Hal itu diantaranya adalah : Bahasa Daerah, Rumah Adat, Pakaian Adat, Senjata Tradisional, Kesenian Daerah dan Makanan Daerah.


RUMAH ADAT TRADISIONAL










ACEH BATAK FLORES









BENGKULU BUGIS DAYAK










JAMBI MINANG BALI










BETAWI BUGIS JAWA TENGAH









JAWA TIMUR KALBAR PALEMBANG














PAPUA SUMBAR SUMBA NTT



TORAJA


Untuk lebih jelas pada table berikut disajikan beberapa nama rumah adat dan asal daerah propinsinya.

Daftar Beberapa Rumah Adat di Indonesia

No Provinsi Nama Rumah Adat
1. Nangroe Aceh Darusalam Rumoh Aceh
2. Sumatra Utara Balai Batak Toba
3. Sumatra Barat Rumah Gadang
4. Sumatra Selatan Rumah Limas
5. Riau Selaso Jatuh Kembar
6. Jambi Bubungan Lima
7. Bengkulu Rumah Rakyat
8. Lampung Rumah Sesat
9. D.K.I Jakarta Joglo, Rumah Kebaya
10. Jawa Tengah Joglo
11. Jawa Barat Kesepuhan
12. Jawa Timur Rumah Situbondo
13. D.I. Yogyakarta Joglo
14. Kalimantan Barat Rumah Panjang
15. Kalimantan Selatan Rumah Banjar Bubungan Tinggi
16. Kalimantan Tengah Rumah Betang
17. Kalimantan Timur Rumah Lamin
18. Sulawesi Utara Rumah Pewaris
19. Sulawesi Tengah Rumah Tambi
20. Sulawesi Tenggara Laikas
21. Sulawesi Selatan Tongkongan
22. Bali Natah
23. NTB Dalam Loka
24. NTT Rumah Musalaki
25. Maluku Baileo
26. Papua Honai



PAKAIAN ADAT TRADISIONAL













ACEH BALI BETAWI












BUGIS JAWA TENGAH JAWA TIMUR


















KALBAR SUMBAR NTT












PADANG PALEMBANG PAPUA



ALAT MUSIK TRADISIONAL











ACEH BALI



















JAWA TIMUR NTT










PALEMBANG SUMBAR


Kebudayaan yang berasal dari suku – suku bangsa di Indonesia disebut kebudayaan daerah. Setiap kebudayaan daerah memiliki ciri tersendiri yang berbeda antara satu dengan yang lainya. Meskipun demikian kita masih dapaat mengenal ciri – ciri kebudayaan, baik daerah maupun nasional yang ada di Indonesia.

a. Beberapa ciri kebudayaan daerah adalah sebagai berikut :
1. Sifatnya kedaerahan
2. Adanya bahasa, seni, rumah, pakaian atau senjata yang khas
3. Memiliki adat kebiasaan
4. Adanya peninggalan sejarah
5. Adanya unsur kepercayaan ( di luar agama )

b. Beberapa ciri – ciri kebudayaan nasional adalah sebagai berikut :
1. Mencerminkan nilai luhur dan kepribadian bangsa
2. Kebudayaan daerah yang diakui secara nasional
3. Adanya unsur – unsur pemersatu bangsa
4. Menjadikan kebanggaan bagi seluruh rakyat Indonesia

Dasar hukum sikap menghormati budaya Indonesia menurut UUD 1945 antara lain sebagai berikut :
a. Pasal 28 ayat 1 : “ Setiap orang wajib menghormati hak asasi manusia orang lain dalam tertib kehidupan bermasyarakat, berbangsa daan bernegara ”.
b. Pasal 32 ayat 1 : “ Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai – nilai budayanya ”.
c. Pasal 32 ayat 2 : “ Negara menghormati dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional ”.

Selain aturan yang merupakan hukum tertulis diatas, dasar menghormati budaya di Indonesia juga terdapat pada Pancasila sila ke 3. Adapun pengalaman dari berbagai dasar hukum diatas, hendaknya kita terapkan dalam kehidupan sehari – hari diantaranya, kebiasaan bergotong royong dan kerja bakti di masyarakaat serta kita harus memiliki sikap tenggang rasa ( toleransi ) yang besar terhadap seluruh anggota masyarakat.
Kita mengakui adanya perbedaan dengan kesadaran yang tulus. Kita juga mengutamakan persatuan dan kesatuan sebagai bangsa Indonesia. Kita harus dapat menunjukkan sikap menerima itu di tunjukkan dalam pergaulan, perbuatan, tingkah laku dan tutur bahasa. Sebagai bangsa Indonesia yang baik, justru kita harus berbangga. Keanekaragaman suku bangsa dan budaya itu merupakan kekayaan bangsa yang tidak dimiliki oleh bangsa lain.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar